Tips Sukses,Lulus menghadapi UN 2014

Tips Sukses,Lulus menghadapi UN 2014

Ujian Nasional 2014 tak terasa semakin mendekat, mau tidak mau siswa-siswi harus sudah memikirkan secara serius bagaimana menghadapi UN yang sudah menanti. Dari persiapan strategi cara belajar, sampai dengan strategi cara mengolah pikiran mental supaya siap secara psikis. Karena tak jarang ada beberapa siswa yang justru drop dan jatuh sakit menjelang ujian berlangsung, hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional. Lalu bagaimanakah cara atau kiat sukses Ujian Nasional UN 2014? Berbagi tips sedikit semoga bermanfaat untuk para siswa yang mempersiapkan dirinya menghadapi Ujian Nasional.
Persiapan awal
Persiapkan jauh-jauh hari agar tidak menyesal saat hari penentuan. Kalau belum dimulai segeralah mulai dari sekarang. Buatlah sebuah planning untuk mempelajari materi setiap harinya. Misalnya hari senin mempelajari matematika, kemudian selasa mapel lainnya dan seterusnya. Lakukan itu secara continyu alias ajeg, karena dengan belajar rutin seperti itu pekerjaan dalam mempelari materi tidak akan menumpuk. Selain itu belajarlah materi-materi soal dan pembahasannya, latih secara rutin, dengan sering mengerjakan soal berarti sudah melatih diri untuk siap menemukan berbagai macam jenis soal yang mungkin akan muncul dalam Ujian Nasional. Dan kiat sukses UN yang paling penting untuk dimulai dari sekarang adalah banyak berdo’a, minta dido’akan teman saudara terutama do’a orang tua. Nah itu untuk persiapan awal menurut ilmuku.net
Persiapan menjelang hari Ujian Nasional
Setelah melakukan persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari maka untuk persipan menjelang Ujian Nasional tentulah tidak akan terlalu membuat stress, karena minimal 60 persen materi sudah bisa dikuasai. Kalau menjelang Ujian Nasional sudah merasa siap materi ujian tentunya mental dan pikiran kita akan yakin, mengerjakan soal ujian nasional pun tentu akan yakin, tanpa perlu tengak tengok atau membawa contekan (ingat sekali mencontek berarti mencurangi hati nurani, kalau ketahuan juga jadi panjaaannnnggg urusannya).
Nah yang penting juga adalah jangan lupa minta do’a restu orang tua, minta do’a sama bapak ibu guru, dan berdo’a sebelum mengerjakan soal Ujian Nasional. Yakinlah dengan kemampuan sendiri, jangan mudah percaya dengan isu bocoran soal yang sering beredar. Jangan juga memforsir diri belajar dengan sistem wayangan atau SKS Sistem Kebut Semalam, karena selain bikin bingung bisa juga kecapekan saat mengerjakan soal yang akhirnya tidak maksimal dalam mengerjakan soal.
Saat menghadapi soal Ujian Nasional
Kalau soal sudah berada di hadapan, tentu yang harus dilakukan adalah teliti soal, jumlah soal, dan nomor urutnya, jangan lupa mengecek nama, nomor ujian, serta kode soal. Kerjakan soal yang dianggap mudah dahulu, baca soal dengan teliti, dan gunakan waktu secara maksimal, tidak perlu terburu-buru untuk keluar. Sekali lagi diingatkan yakinlah dengan kemampuan sendiri, jangan mencontek atau tanya sana-sini, yang tak jarang malah menjerumuskan, dan tentunya perbuatan yang tidak jujur hasilnya juga kurang berkah.
Untuk soal-soal yang memang benar-benar tidak bisa silakan sambil berdo’a kemudian bismillah yakin memilih salah satu semoga benar, he… gak papa daripada dah ngawur gak pake do’a. Setelah selesai mengerjakan jangan lupa berdo’a lagi.
Nah itu beberapa kiat sukses Ujian Nasional 2014 yang bisa ilmuku.net sampaikan, semoga bermanfaat 🙂

Advertisements

SEJARAH KOTA MEDAN

SEJARAH KOTA MEDAN

Sejarah awal Kota Medan

Pada mulanya yang membuka perkampungan Medan adalah Guru Patimpus merga Sembiring Pelawi, lokasinya terletak di Tanah Deli, maka sejak zaman penjajahan orang selalu merangkaikan Medan dengan Deli (Medan–Deli). Setelah zaman kemerdekaan lama kelamaan istilah Medan Deli secara berangsur-angsur lenyap sehingga akhirnya kurang popular.

Dahulu orang menamakan Tanah Deli mulai dari Sungai Ular (Deli Serdang) sampai ke Sungai Wampu di Langkat sedangkan Kesultanan Deli yang berkuasa pada waktu itu wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah di antara kedua sungai tersebut.

Secara keseluruhan jenis tanah di wilayah Deli terdiri dari tanah liat, tanah pasir, tanah campuran, tanah hitam, tanah coklat dan tanah merah. Hal ini merupakan penelitian dari Van Hissink tahun 1900 yang dilanjutkan oleh penelitian Vriens tahun 1910 bahwa di samping jenis tanah seperti tadi ada lagi ditemui jenis tanah liat yang spesifik. Tanah liat inilah pada waktu penjajahan Belanda ditempat yang bernama Bakaran Batu (sekarang Medan Tenggara atau Menteng) orang membakar batu bata yang berkwalitas tinggi dan salah satu pabrik batu bata pada zaman itu adalah Deli Klei.

Mengenai curah hujan di Tanah Deli digolongkan dua macam yakni : Maksima Utama dan Maksima Tambahan. Maksima Utama terjadi pada bulan-bulan Oktober s/d bulan Desember sedang Maksima Tambahan antara bulan Januari s/d September. Secara rinci curah hujan di Medan rata-rata 2000 pertahun dengan intensitas rata-rata 4,4 mm/jam.

Menurut Volker pada tahun 1860 Medan masih merupakan hutan rimba dan di sana sini terutama dimuara-muara sungai diselingi pemukiman-pemukiman penduduk yang berasal dari Karo dan semenanjung Malaya. Pada tahun 1863 orang-orang Belanda mulai membuka kebun Tembakau di Deli yang sempat menjadi primadona Tanah Deli. Sejak itu perekonomian terus berkembang sehingga Medan menjadi Kota pusat pemerintahan dan perekonomian di Sumatera Utara.

Pada awal perkembangannya merupakan sebuah kampung kecil bernama “Medan Putri”. Perkembangan Kampung “Medan Putri” tidak terlepas dari posisinya yang strategis karena terletak di pertemuan sungai Deli dan sungai Babura, tidak jauh dari jalan Putri Hijau sekarang. Kedua sungai tersebut pada zaman dahulu merupakan jalur lalu lintas perdagangan yang cukup ramai, sehingga dengan demikian Kampung “Medan Putri” yang merupakan cikal bakal Kota Medan, cepat berkembang menjadi pelabuhan transit yang sangat penting.

Semakin lama semakin banyak orang berdatangan ke kampung ini dan isteri Guru Patimpus yang mendirikan kampung Medan melahirkan anaknya yang pertama seorang laki-laki dan dinamai si Kolok. Mata pencarian orang di Kampung Medan yang mereka namai dengan si Sepuluh dua Kuta adalah bertani menanam lada. Tidak lama kemudian lahirlah anak kedua Guru Patimpus dan anak inipun laki-laki dinamai si Kecik.

Pada zamannya Guru Patimpus merupakan tergolong orang yang berfikiran maju. Hal ini terbukti dengan menyuruh anaknya berguru (menuntut ilmu) membaca Al-Qur’an kepada Datuk Kota Bangun dan kemudian memperdalam tentang agama Islam ke Aceh.

Keterangan yang menguatkan bahwa adanya Kampung Medan ini adalah keterangan H. Muhammad Said yang mengutip melalui buku Deli: In Woord en Beeld ditulis oleh N. ten Cate. Keterangan tersebut mengatakan bahwa dahulu kala Kampung Medan ini merupakan Benteng dan sisanya masih ada terdiri dari dinding dua lapis berbentuk bundaran yang terdapat dipertemuan antara dua sungai yakni Sungai Deli dan sungai Babura. Rumah Administrateur terletak di seberang sungai dari kampung Medan. Kalau kita lihat bahwa letak dari Kampung Medan ini adalah di Wisma Benteng sekarang dan rumah Administrateur tersebut adalah kantor PTP IX Tembakau Deli yang sekarang ini.
Penaklukan Aceh

Sekitar tahun 1612 setelah dua dasa warsa berdiri Kampung Medan, Sultan Iskandar Muda yang berkuasa di Kesultanan Aceh mengirim Panglimanya bernama Gocah Pahlawan yang bergelar Laksamana Kuda Bintan untuk menjadi pemimpin yang mewakili kerajaan Aceh di Tanah Deli. Gocah Pahlawan membuka negeri baru di Sungai Lalang, Percut. Selaku Wali dan Wakil Sultan Aceh serta dengan memanfaatkan kebesaran imperium Aceh, Gocah Pahlawan berhasil memperluas wilayah kekuasaannya, sehingga meliputi Kecamatan Percut Sei Tuan dan Kecamatan Medan Deli sekarang. Dia juga mendirikan kampung-kampung Gunung Klarus, Sampali, Kota Bangun, Pulau Brayan, Kota Jawa, Kota Rengas Percut dan Sigara-gara.

Dengan tampilnya Gocah pahlawan mulailah berkembang Kerajaan Deli dan tahun 1632 Gocah Pahlawan kawin dengan Nangaluan Beru Surbakti yang merupakan putri Datuk Sunggal bergelar Sri Indra Baiduzzaman Surbakti dimana setelah terjadi perkawinan ini raja-raja urung di kuta Medan menyerah pada Gocah Pahlawan, dimana urung-urung ini tetap merdeka dengan kata lain tidak membayar upeti kepada raja Deli.

Gocah Pahlawan wafat pada tahun 1653 dan digantikan oleh puteranya Tuangku Panglima Perunggit, yang kemudian memproklamirkan kemerdekaan Kesultanan Deli dari Kesultanan Aceh pada tahun 1669, dengan ibukotanya di Labuhan, kira-kira 20 km dari Medan.
Masa Belanda

Belanda yang menjajah Nusantara kurang lebih tiga setengah abad namun untuk menguasai Tanah Deli mereka sangat banyak mengalami tantangan yang tidak sedikit. Mereka mengalami perang di Jawa dengan Pangeran Diponegoro sekitar tahun 1825-1830. Belanda sangat banyak mengalami kerugian sedangkan untuk menguasai Sumatera, Belanda juga berperang melawan Iskandar MudaAceh, Kisar Bangun si Gara mata di tanah Karo dan Aceh, Imam Bonjol di Minangkabau, dan Raja Sisingamangaraja XII di daerah Tapanuli.

Jadi untuk menguasai Tanah Deli Belanda hanya kurang lebih 78 tahun mulai dari tahun 1864 sampai 1942. Setelah perang Jawa berakhir barulah Gubernur Jenderal Belanda Johannes van den Bosch mengerahkan pasukannya ke Sumatera dan dia memperkirakan untuk menguasai Sumatera secara keseluruhan diperlukan waktu 25 tahun. Penaklukan Belanda atas Sumatera ini terhenti di tengah jalan karena Menteri Jajahan Belanda waktu itu Jean Chrétien Baud menyuruh mundur pasukan Belanda di Sumatera walaupun mereka telah mengalahkan Minangkabau yang dikenal dengan nama Perang Paderi (1821-1837).

Sultan Ismail yang berkuasa di Riau secara tiba-tiba diserang oleh gerombolan Inggeris dengan pimpinannya bernama Adam Wilson. Berhubung pada waktu itu kekuatannya terbatas maka Sultan Ismail meminta perlindungan pada Belanda. Sejak saat itu terbukalah kesempatan bagi Belanda untuk menguasai Kesultanan Siak Sri Indrapura yang rajanya adalah Sultan Ismail. Pada tanggal 1 Februari 1858 Belanda mendesak Sultan Ismail untuk menandatangani perjanjian agar daerah taklukan kerajaan Siak Sri Indrapura termasuk Deli, Langkat dan Serdang di Sumatera Timur masuk kekuasaan Belanda. Karena daerah Deli telah masuk kekuasaan Belanda otomatislah Kampung Medan menjadi jajahan Belanda, tapi kehadiran Belanda belum secara fisik menguasai Tanah Deli.

Pada tahun 1858 juga Elisa Netscher diangkat menjadi Residen Wilayah Riau dan sejak itu pula dia mengangkat dirinya menjadi pembela Sultan Ismail yang berkuasa di kerajaan Siak. Tujuan Netscher itu adalah dengan duduknya dia sebagai pembela Sultan Ismail secara politis tentunya akan mudah bagi Netscher menguasai daerah taklukan Kesultanan Siak yakni Deli yang di dalamnya termasuk Kampung Medan Putri.
Perkebunan Tembakau

Medan tidak mengalami perkembangan pesat hingga tahun 1860-an, ketika penguasa-penguasa Belanda mulai membebaskan tanah untuk perkebunan tembakau. Jacob Nienhuys, Van der Falk, dan Elliot, pedagang tembakau asal Belanda memelopori pembukaan kebun tembakau di Tanah Deli. Nienhuys yang sebelumnya berbisnis tembakau di Jawa, pindah ke Deli diajak seorang Arab Surabaya bernama Said Abdullah Bilsagih, Saudara Ipar Sultan Deli, Mahmud Perkasa Alam Deli. Nienhuys pertama kali berkebun tembakau di tanah milik Sultan Deli seluas 4.000 Bahu di Tanjung Spassi, dekat Labuhan. Maret 1864, Nienhuys mengirim contoh tembakau hasil kebunnya ke Rotterdam, Belanda untuk diuji kualitasnya. Ternyata, daun tembakau itu dianggap berkualitas tinggi untuk bahan cerutu. Melambunglah nama Deli di Eropa sebagai penghasil bungkus cerutu terbaik.

Seperti yang dituliskan oleh Tengku Luckman Sinar dalam bukunya, dijelaskan bahwa “kuli-kuli perkebunan itu umumnya orang-orang Tionghoa yang didatangkan dari Jawa, Tiongkok, Singapura, atau Malaysia, dimana disebutkan dalam catatan berbahasa Belanda bahwa “Belanda menganggap orang-orang Karo dan Melayu malas serta melawan sehingga tidak dapat dijadikan kuli”

Pesatnya perkembangan Kampung “Medan Putri”, juga tidak terlepas dari perkebunan tembakau yang sangat terkenal dengan tembakau Delinya, yang merupakan tembakau terbaik untuk pembungkus cerutu. Pada tahun 1863, Sultan Deli memberikan kepada Jacob Nienhuys, Van der Falk dan Elliot dari Firma Van Keeuwen en Mainz & Co, tanah seluas 4.000 bahu (1 bahu = 0,74 ha) secara erfpacht 20 tahun di Tanjung Sepassi, dekat Labuhan. Contoh tembakau deli. Maret 1864, contoh hasil panen dikirim ke Rotterdam di Belanda, untuk diuji kualitasnya. Ternyata daun tembakau tersebut sangat baik dan berkualitas tinggi untuk pembungkus cerutu.

Perjanjian tembakau ditandatangani Belanda dengan Sultan Deli pada tahun 1865. Selang dua tahun, Nienhuys bersama Jannsen, P.W. Clemen, dan Cremer mendirikan perusahaan De Deli Maatschappij yang disingkat Deli Mij di Labuhan. Pada tahun 1869, Nienhuys memindahkan kantor pusat Deli Mij dari Labuhan ke Kampung Medan. Kantor baru itu dibangun di pinggir sungai Deli, tepatnya di kantor PTPN II (eks PTPN IX) sekarang. Dengan perpindahan kantor tersebut, Medan dengan cepat menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan perdagangan, sekaligus menjadi daerah yang paling mendominasi perkembangan di Indonesia bagian barat. Pesatnya perkembangan perekonomian mengubah Deli menjadi pusat perdagangan yang mahsyur dengan julukan het dollar land alias tanah uang. Mereka kemudian membuka perkebunan baru di daerah Martubung, Sunggal pada tahun 1869, serta sungai Beras dan Klumpang pada tahun 1875.

Kemudian pada tahun 1866, Jannsen, P.W. Clemen, Cremer dan Nienhuys mendirikan Deli Maatschappij di Labuhan. Kemudian melakukan ekspansi perkebunan baru di daerah Martubung, Sunggal (1869), Sungai Beras dan Klumpang (1875), sehingga jumlahnya mencapai 22 perusahaan perkebunan pada tahun 1874. Mengingat kegiatan perdagangan tembakau yang sudah sangat luas dan berkembang, Nienhuys memindahkan kantor perusahaannya dari Labuhan ke Kampung “Medan Putri”. Dengan demikian “Kampung Medan Putri” menjadi semakin ramai dan selanjutnya berkembang dengan nama yang lebih dikenal sebagai “Kota Medan”.

Perkembangan Medan Putri menjadi pusat perdagangan telah mendorongnya menjadi pusat pemerintahan. Tahun 1879, Ibukota Asisten Residen Deli dipindahkan dari Labuhan ke Medan, 1 Maret 1887, ibukota Residen Sumatera Timur dipindahkan pula dari Bengkalis ke Medan, Istana Kesultanan Deli yang semula berada di Kampung Bahari (Labuhan) juga pindah dengan selesainya pembangunan Istana Maimoon pada tanggal 18 Mei 1891, dan dengan demikian Ibukota Deli telah resmi pindah ke Medan.

Pada tahun 1915 Residensi Sumatera Timur ditingkatkan kedudukannya menjadi Gubernemen. Pada tahun 1918 Kota Medan resmi menjadi Gemeente (Kota Praja) dengan Walikota Baron Daniel Mackay. Berdasarkan “Acte van Schenking” (Akte Hibah) Nomor 97 Notaris J.M. de-Hondt Junior, tanggal 30 Nopember 1918, Sultan Deli menyerahkan tanah kota Medan kepada Gemeente Medan, sehingga resmi menjadi wilayah di bawah kekuasaan langsung Hindia Belanda. Pada masa awal Kotapraja ini, Medan masih terdiri dari 4 kampung, yaitu Kampung Kesawan, Kampung Sungai Rengas, Kampung Petisah Hulu dan Kampung Petisah Hilir.

Pada tahun 1918 penduduk Medan tercatat sebanyak 43.826 jiwa yang terdiri dari Eropa 409 orang, Indonesia 35.009 orang, Cina 8.269 orang dan Timur Asing lainnya 139 orang.

Sejak itu Kota Medan berkembang semakin pesat. Berbagai fasilitas dibangun. Beberapa di antaranya adalah Kantor Stasiun Percobaan AVROS di Kampung Baru (1919), sekarang RISPA, hubungan Kereta Api Pangkalan Brandan – Besitang (1919), Konsulat Amerika (1919), Sekolah Guru Indonesia di Jl. H.M. Yamin sekarang (1923), Mingguan Soematra (1924), Perkumpulan Renang Medan (1924), Pusat Pasar, R.S. Elizabeth, Klinik Sakit Mata dan Lapangan Olah Raga Kebun Bunga (1929).

Secara historis perkembangan Kota Medan, sejak awal telah memposisikan menjadi pusat perdagangan (ekspor-impor) sejak masa lalu. sedang dijadikannya medan sebagai ibukota deli juga telah menjadikannya Kota Medan berkembang menjadi pusat pemerintah. sampai saat ini di samping merupakan salah satu daerah kota, juga sekaligus sebagai ibukota Propinsi Sumatera Utara.
Masa Penjajahan Jepang

Tahun 1942 penjajahan Belanda berakhir di Sumatera yang ketika itu Jepang mendarat dibeberapa wilayah seperti Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan khusus di Sumatera Jepang mendarat di Sumatera Timur.

Tentara Jepang yang mendarat di Sumatera adalah tentara XXV yang berpangkalan di Shonanto yang lebih dikenal dengan nama Singapura, tepatnya mereka mendarat tanggal 11 malam 12 Maret 1942. Pasukan ini terdiri dari Divisi Garda Kemaharajaan ke-2 ditambah dengan Divisi ke-18 dipimpin langsung oleh Letjend. Nishimura. Ada empat tempat pendaratan mereka ini yakni Sabang, Ulele, Kuala Bugak (dekat Peureulak, Aceh Timur sekarang) dan Tanjung Tiram (kawasan Batubara sekarang).

Pasukan tentara Jepang yang mendarat di kawasan Tanjung Tiram inilah yang masuk ke Kota Medan, mereka menaiki sepeda yang mereka beli dari rakyat di sekitarnya secara barter. Mereka bersemboyan bahwa mereka membantu orang Asia karena mereka adalah saudara Tua orang-orang Asia sehingga mereka dieluelukan menyambut kedatangannya.

Ketika peralihan kekuasaan Belanda kepada Jepang Kota Medan kacau balau, orang pribumi mempergunakan kesempatan ini membalas dendam terhadap orang Belanda. Keadaan ini segera ditertibkan oleh tentara Jepang dengan mengerahkan pasukannya yang bernama Kempetai (Polisi Militer Jepang). Dengan masuknya Jepang di Kota Medan keadaan segera berubah terutama pemerintahan sipilnya yang zaman Belanda disebut gemeentebestuur oleh Jepang diubah menjadi Medan Sico (Pemerintahan Kotapraja). Yang menjabat pemerintahan sipil di tingkat Kotapraja Kota Medan ketika itu hingga berakhirnya kekuasaan Jepang bernama Hoyasakhi. Untuk tingkat keresidenan di Sumatera Timur karena masyarakatnya heterogen disebut Syucokan yang ketika itu dijabat oleh T.Nakashima, pembantu Residen disebut dengan Gunseibu.

Penguasaan Jepang semakin merajalela di Kota Medan mereka membuat masyarakat semakin papa, karena dengan kondisi demikianlah menurut mereka semakin mudah menguasai seluruh Nusantara, semboyan saudara Tua hanyalah semboyan saja. Di sebelah Timur Kota Medan yakni Marindal sekarang dibangun Kengrohositai sejenis pertanian kolektif. Di kawasan Titi Kuning Medan Johor sekarang tidak jauh dari lapangan terbang Polonia sekarang mereka membangun landasan pesawat tempur Jepang.
Masa Kemerdekaan

Dimana-mana di seluruh Indonesia menjelang tahun 1945 bergema persiapan Proklamasi demikian juga di Kota Medan tidak ketinggalan para tokoh pemudanya melakukan berbagai macam persiapan. Mereka mendengar bahwa bom atom telah jatuh melanda Kota Hiroshima, berarti kekuatan Jepang sudah lumpuh. Sedangkan tentara sekutu berhasrat kembali untuk menduduki Indonesia.

Khususnya di kawasan kota Medan dan sekitarnya, ketika penguasa Jepang menyadari kekalahannya segera menghentikan segala kegiatannya, terutama yang berhubungan dengan pembinaan dan pengerahan pemuda. Apa yang selama ini mereka lakukan untuk merekrut massa pemuda seperti Heiho, Romusha, Gyu Gun dan Talapeta mereka bubarkan atau kembali kepada masyarakat. Secara resmi kegiatan ini dibubarkan pada tanggal 20 Agustus 1945 karena pada hari itu pula penguasa Jepang di Sumatera Timur yang disebut Tetsuzo Nakashima mengumumkan kekalahan Jepang. Ia juga menyampaikan bahwa tugas pasukan mereka dibekas pendudukan untuk menjaga status quo sebelum diserah terimakan pada pasukan sekutu. Sebagian besar anggota pasukan bekas Heiho, Romusha, Talapeta dan latihan Gyu Gun merasa bingung karena kehidupan mereka terhimpit dimana mereka hanya diberikan uang saku yang terbatas, sehingga mereka kelihatan berlalu lalang dengan seragam coklat di tengah kota.

Beberapa tokoh pemuda melihat hal demikian mengambil inisiatif untuk menanggulanginya. Terutama bekas perwira Gyu Gun di antaranya Letnan Achmad Tahir mendirikan suatu kepanitiaan untuk menanggulangi para bekas Heiho, Romusha yang famili/saudaranya tidak ada di kota Medan. Panitia ini dinamai dengan “Panitia Penolong Pengangguran Eks Gyu Gun“ yang berkantor di Jl. Istana No.17 (Gedung Pemuda sekarang).

Tanggal 17 Agustus 1945 gema kemerdekaan telah sampai ke kota Medan walupun dengan agak tersendat-sendat karena keadaan komunikasi pada waktu itu sangat sederhana sekali. Kantor Berita Jepang “Domei” sudah ada perwakilannya di Medan namun mereka tidak mau menyiarkan berita kemerdekaan tersebut, akibatnya masyarakat tambah bingung.

Sekelompok kecil tentara sekutu tepatnya tanggal 1 September 1945 yang dipimpin Letnan I Pelaut Brondgeest tiba di kota Medan dan berkantor di Hotel De Boer (sekarang Hotel Dharma Deli). Tugasnya adalah mempersiapkan pengambilalihan kekuasaan dari Jepang. Pada ketika itu pula tentara Belanda yang dipimpin oleh Westerling didampingi perwira penghubung sekutu bernama Mayor Yacobs dan Letnan Brondgeest berhasil membentuk kepolisian Belanda untuk kawasan Sumatera Timur yang anggotanya diambil dari eks KNIL dan Polisi Jepang yang pro Belanda.

Akhirnya dengan perjalanan yang berliku-liku para pemuda mengadakan berbagai aksi agar bagaimanapun kemerdekaan harus ditegakkan di Indonesia demikian juga di kota Medan yang menjadi bagiannya. Mereka itu adalah Achmad Tahir, Amir Bachrum Nasution, Edisaputra, Rustam Efendy, Gazali Ibrahim, Roos Lila, A.malik Munir, Bahrum Djamil, Marzuki Lubis dan Muhammad Kasim Jusni.
1990-an dan 2000-an

Pada tahun 1998, dari 1 hingga 12 Mei, Medan dilanda kerusuhan besar yang menjadi titik awal kerusuhan-kerusuhan besar yang kemudian terjadi di sepanjang Indonesia, termasuk Peristiwa Mei 1998 di Jakarta seminggu kemudian. Dalam kerusuhan yang terkait dengan gerakan “Reformasi” ini, terjadi pembakaran, perusakan, maupun penjarahan yang tidak dapat dihentikan aparat keamanan.

Pada durasi Tragedi Trisakti hingga Kerusuhan Mei 1998 selama pada tanggl 12 Mei hingga sekarang karena tidak dapat bekerja kantor dan pendidikan lagi waktunya menjelang libur umum semasa pada tidak terbit dari media massa, Sementara Bandar Udara Internasional Polonia dari seluruh dibuka selama 24-jam setiap hari, Pada tanggal 21 Mei tepat pada pukul 02:00 WIB sebagai libur umum besar sudah upacara penutup telah berhenti bandar udara dari semuanya berkumpul pindah ke Kuala Lumpur (adalah ibu kota negara Malaysia) yang tidak kembali tempat tinggal lagi dan bandar udara ke dari pesawat terbang milik penerbangan Malaysia Airlines Penerbangan Airbus A330 tiba ke Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (dulu Bandar Udara Sultan Abdul Aziz Shah) dari kawasan Subang Jaya, Kota Petaling, Negara Bagan Selangor, Daerah Semenanjung Malaysia, Negara Malaysia.

Saat ini kota Medan telah kembali berseri. Pembangunan sarana dan prasarana umum gencar dilakukan. Meski jumlah jalan-jalan yang rusak, berlobang masih ada, namun jika dibandingkan dahulu, sudah sangat menurun.[rujukan?] Kendala klasik yang dihadapi kota modern seperti Medan adalah kemacetan akibat jumlah kenderaan yang meningkat pesat dalam hitungan bulan, tidak mampu diimbangi dengan peningkatan sarana jalan yang memadai.

KATA NAWI SIH ROMANTIS :)

KATA NAWI SIH ROMANTIS :)

Perlu Anda ketahui kumpulan kata kata romantis ini sangat bagus untuk dijadikan sebagai update status di facebook dan twitter, mari langsung saja sama-sama kita lihat 🙂 Kau hadir memberi cinta, membawa bahagia, dan memberikan rasa rindu yang tak pernah ada habisnya.

Ketika cahaya hatiku redup kamu mampu untuk meneranginya kembali, kasih sayangmu lah yg menjadi lenteranya.

Hatiku akan selalu ku jaga hanya untukmu, tak akan pernah ku biarkan orang lain mengusiknya. Cukup kamu dihatiku.

Mata tidak salah melihat, hati pun tidak salah untuk merasakan, setiap melihat dirimu aku bahagia, hanya kamu.

Bernaung didalam ruang kebahagian disetiap detik waktu yang kupunya, itulah kekuatan besar cintamu, begitu indah.

Cinta yang tulus akan bersemi dengan indah, sama seperti cerita cinta kita saat ini, semoga kebahagiaan itu selalu hadir.

Cinta yang tulus akan bersemi dengan indah, sama seperti cerita cinta kita saat ini, semoga kebahagiaan itu selalu hadir.

Cinta hanya akan indah pabila berpondasikan kasih sang pencipta. Karena Cinta berasal dari-Nya Dan cinta yg paling utama adalah cinta kepada sang pencipta cinta.

Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergian mu dan caraku tersenyum, saat menatap indah wajahmu.

Ada seribu hal yang bisa membuatku berpikir untuk meninggalkanmu, namun ada satu kata yang membuatku tetap disini. Aku Cinta Kamu.

Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.

Jangan takut mencinta, hanya karena pernah terluka. Cinta sejati tak datang begitu saja, tapi melalui proses sedih dan tawa bersama.

Ketika jatuh cinta, jangan berjanji tak saling menyakiti, namun berjanjilah tuk tetap bertahan, meski salah satu tersakiti.

Cinta slalu Setia pada Hati, tak peduli betapa hebat logika. Tapi kamu harus tahu kapan tuk gunakan logika agar hatimu tak terus terluka.

Bagaimana menurut Anda mengenai kata kata romantis ini? semoga berguna dan bermanfaat buat Anda semua. Sebelum menutup halaman ini baca terlebih dahulu kata kata lucu yang mungkin akan membuat Anda tertawa ngakak saat membacanya. Follow Twitter : @NawiMedan

Bio Nawi Medan

FOLLOW ON TWITTER : @NawiMedan

Nama saya Nawi,saya lahir di Medan 03-12-1993,saya anak ke-3 dari 3 bersaudara,hobi saya kutak katik software,saya bekerja di salah satu perusahaan swasta diMedan,cita – cita saya pengen banggain ORTU 🙂                                                                       FOLLOW ON TWITTER : @NawiMedan

RAMALAN SHIO 2014

    Gambar                            

 

Ramalan Shio 2014 :: Ramalan Shio 2014 Terbaru – Ramalan Shio 2014 – Ramalan China Shio 2014 – Kali ini kita akan mencoba berbagi seputar Ramalan yang diantaranya Ramalan Shio 2014. Ramalan Shio merupakan sebuah Ramalan yang berasal dari daerah Cina. yang berdasarkan dari prediksi mengikuti Kalender Astrologi Cina yang dimulai dari akhir bulan januari sampai pertengahan bulan februari. pada setiap tahunnya. tergantung dari tanggal bulan cina itu di tetapkan. langsung saja berikut dibawah ini beberapa diantaranya dari Ramalan Shio 2014


Shio Ular 2014

Kelahiran tahun 1905 | 1917 | 1929 | 1941 | 1953 | 1965 | 1977 | 1989 | 2001 | 2013.

Orang di bawah shio ini biasanya mengandalkan penilainnya sendiri dan tak bisa berkomunikasi baik dengan yang lainnya. Ia bisa menjadi sedemikian relijius atau menyenangi hal-hal yang berbau kejiwaan, namun bisa juga memuja paham kehidupan yang mencari kesengan diniawi semata. Jalan manapun yang dipilihnya, ia akan selalu mempercayai perasaannya sendiri daripada nasihat-nasihat dari luar. Seperti Naga, Ular adalah tanda yang sangat berkaitan dengan hukum Karma. Kehidupannya dapat berakhir dengan kemenangan atau tragedi, tergantung pada apa yang diperbuatnya pada masa lampau.

Shio Babi 2014
Kelahiran Tahun 1911 | 1923 | 1935 | 1947 | 1959 | 1971 | 1983 | 1995 | 2007 | 2020
Babi adalah lambang kejujuran, kesederhanaan dan keuletan yang luar biasa. Gagah dan kuat, Babi akan mengabdikan dirinya pada tugas-tugas yang menjadi bagiannya dengan sekuat tenaga dan dapat diandalkan untuk menyelesaikannya. Namun, dia adalah manusia paling wajar yang pernah Anda temui. Warga shio ini populer dan banyak dicari orang, karena sebagaimana juga Kambing dan Kelinci, Babi ingin mewujudkan keharmonisan antar sesama. Babi yang setia dan bijak mudah sekali membina persahabatan yang langgeng dan bermanfaat. Dia gemar pada segala macam bentuk pertemuan, gemar menyelenggarakan pesta-pesta dan menjadi tuan rumah perayaan-perayaan.

Shio Tikus 2014
Kelahiran tahun 1900 | 1912 | 1924 | 1936 | 1948 | 1960 | 1972 | 1984 | 1996 | 2008
Orang-orang Tikus dilahirkan dibawah tanda yang menunjukkan daya tarik dan usaha yang tidak kenal lelah. Mereka adalah orang-orang yang hangat dengan kepribadian yang penuh semangat, yang selalu ingin menghasilkan sesuatu. Hal ini berarti bahwa Tikus bersifat rakus akan kehidupan dan ingin memanfaatkan setiap kesempatan semaksimal mungkin. Para Tikus adalah oportunis sejati yang hanya memikirkan kehidupan pada saat ini dan jarang merencanakan hari esok. Kebanyakan Tikus menghasilkan lebih banyak dalam 24 jam daripada yang kebanyakan orang hasilkan dalam beberapa hari. Cerdas dan pandai bergaul, mereka menyukai perkumpulan besar dan klub-klub eksklusif dimana mereka dapat memperluas kesempatan dengan relasi mereka. Cepat tanggap dan suka berbicara, Tikus jarang perlu mencari pengagum.

Shio Kerbau 2014
Kelahiran tahun 1901 | 1913 | 1925 | 1937 | 1949 | 1961 | 1973 | 1985 | 1997 | 2009.
Kerbau melambangkan kemakmuran lewat keuletan dan kerja keras. Orang yang lahir di bawah shio ini dapat diandalkan, dan bersifat tenang dan metodis. Mereka sabar dan pekerja keras, pula berpegang terus pada hal-hal rutin yang sudah menjadi tradisi umum. Meskipun ia biasanya memperlakukan orang lain secara adil dan merupakan pendengar yang baik, adakalanya sulit buat merubah pendapatnya sebab ia keras kepala dan kerap memiliki prasangka kuat. Namun, karena karakternya yang mantap, orang bershio Kerbau dipercaya untuk memegang jabatan tinggi yang membutuhkan tanggungjawab. Dalam hal memenuhi kewajiban, prestasinya tak akan mengecewakan. Namun, ia perlu berhati-hati supaya jangan mudah terbawa sikap yang terlampau serius.

Shio Macan 2014
Kelahiran tahun 1902 | 1914 | 1926 | 1938 | 1950 | 1962 | 1974 | 1986 | 1998 | 2010
Macan adalah pribadi yang menyenangkan buat diajak bergaul, asal saja anda siap-sedia buat segala macam aktivitas yang datang bersama kepribadian dinamisnya. Vitalitas dan semangat hidup orang bershio Macan ternyata mudah menular. Ia pandai membangkitkan seluruh perasaan dalam diri orang, keculai ketidak acuhan. Dan tidak dapat dipungkiri, Macan yang memikat ini memang senang menjadi pusat perhatian. Pembawaan Macan yang resah dan tak dapat berdiam diri menyebabkannya selalu tak sabar untuk bertindak. Namun, karena wataknya yang juga mudah curiga, ia terkadang menjadi ragu-ragu atau tergesa-gesa mengambil keputusan. Baginya sulit buat mempercayai orang lain atau menaklukkan pergolakan emosinya. Namun, walaupun temperamennya panas, ia juga tulus, penuh kasih sayang dan murah hati. Di samping itu ia punya selera humor yang mengagumkan.

Shio Kelinci 2014
Kelahiran Tahun: 1903 | 1915 | 1927 | 1939 | 1951 | 1963 | 1975 | 1987 | 1999 | 2011
Konon, orang yang lahir di bawah shio Kelinci (yang juga dikenal sebagai shio Kucing) akan mengenyam kehidupan yang tenteram, damai, tenang dan amat menyenangkan. Wataknya pendiam, artistik dan memiliki penilaian yang baik. Kecermatannya sanggup menjadikannya cendekiawan yang baik. Ia juga dapat cemerlang dalam bidang hukum atau pemerintahan. Namun ia juga memiliki perasaan yang cenderung berubah-ubah, alias moody. Bahkan, pada waktu-waktu tertentu tampaknya ia tersisih dari lingkungannya atau acuh tak acuh terhadap orang lain. Kelinci amat beruntung dalam bisnis dan transaksi finansial. Ia lihai melakukan tawar-menawar dan selalu sanggup muncul dengan usul atau pilihat yang dapat menguntungkan bagi dirinya. Kepandaiannya bernegosiasi pasti akan mempercepat keberhasilannya dalam karir apa pun.

Shio Naga 2014
Kelahiran tahun 1904 | 1916 | 1928 | 1940 | 1952 | 1964 | 1976 | 1988 | 2000 | 2012.
Naga benar-benar merupakan gudang energi sejati. Ketidaksabarannya, hasratnya yang menyala-nyala serta semangatnya yang hampir-hampir menyerupai kesaktian, dapat berkobar bagi lidah api yang sering dilukiskan sedang desemburkan dari mulutnya. Naga senang melaksanakan segala sesuatu dalam skala besar, dan seringkali ia berhasil mencapai tujuan yang diinginkannya. Apapun yang dilakukan Naga, baik atau buruk, tampaknya selalu akan menjadi berita utama. Namun, kecuali ia dapat belajar untuk tidak terjun terlalu dini, Naga bisa juga menguras habis semangat berapi-api yang ada padanya sampai akhirnya tinggal asap saja. Warga Naga juga termasuk mereka yang cepat menjadi fanatik terhadap sesuatu hal. Orang Cina menamakan Naga sebagai pelindung kekayaan dan kekuasaan, dan tentunya juga merupakan lambang kemakmuran. Namun, Naga juga merupakan tanda binatang yang paling mudah terkena “penyakit” megalomania, alias terlalu mengagungkan diri sendiri.

Shio Kuda 2014
Kelahiran tahun 1906 | 1918 | 1930 | 1942 | 1954 | 1966 | 1978 | 1990 | 2002 | 2014
Warga Kuda condong buat meninggalkan rumah orang tuanya sejak masih muda-belia. Andaikata ia tetap tinggal dengan orang tua, semangatnya yang cinta kebebasan pasti akan mendorongnya buat segera mulai bekerja atau memulai karirnya pada usia muda. Pada dasarnya, Kuda adalah orang mandiri yang tak mau tunduk pada norma-norma sosial. Ia tak dapat mematuhi jadwal yang tidak dibuatnya sendiri dan kurang menghormati presedur-prosedur yang telah ditentukan oleh angkatan lama.

Shio Kambing 2014
Tahun Kelahiran: 1907 | 1919 | 1931 | 1943 | 1955 | 1967 | 1979 | 1991 | 2003 | 2015.
Warga Kambing gampang memaafkan orang dan mudah menerima kekurangan-kekurangan orang lain. Oleh karena temperamennya yang berubah-ubah, terasa sulit baginya untuk bekerja di bawah tekanan atau buat bersikap obyektif. Ia tak begitu menyukai jadwal yang terlampau ketat, tak dapat mengikuti terlalu banyak disiplin dan tak mampu menerima terlalu banyak kritik tajam. Meski demikian, Kambing adalah tipe orang yang penuh kasih sayang terhadap anak-anak dan binatang, senang dengan pemandangan alami, dan merasa amat nyaman di dalam suasana rumahnya sendiri. Bahkan Kambing terkadang menyerupai seorang Ibu yang selalu ingin melimpahi sesamanya dengan kasih-sayangnya. Baik pria maupun wanita Kambing akan selalu amat dekat dengan keluarganya dan bahkan condong buat terlalu memanjakan mereka.

Shio Monyet 2014
Kelahiran tahun 1908 | 1920 | 1932 | 1944 | 1956 | 1968 | 1980 | 1990 | 2004 | 2017.
Monyet adalah lambang penemu. Ia penuh inovasi, pandai berimprovisasi dan sanggup menarik perhatian orang terhadapnya lewat akalnya yang seribu satu macam dan daya pikatnya yang tak dapat ditiru. Monyet mampu memecahkan masalah yang ruwet-ruwet dengan gampang dan dapat belajar dengan cepat. Sejak berusia dini, ia sudah memupuk keahlian bermasyarakat. Ia mengerti bagaimana cara bergaul yang baik dan bagaimana cara membujuk orang lain untuk memperoleh apa yang diperlukannya secara tepat.

Shio Ayam 2014
Kelahiran tahun 1909 | 1921 | 1933 | 1945 | 1957 | 1969 | 1981 | 1993 | 2005 | 2018.
Ayam memang memiliki sejumlah sifat yang patut dibanggakan. Dia berotak tajam, berpenampilan rapi, teliti, teratur, pandai mengambil keputusan, tegas, waspada dan berbicara terus-terang. Dia lincah sekali dalam mengekspresikan dirinya, baik dalam percakapan maupun tulisan. Ia juga pandai bersilat lidah dan berdebat. Kalau Anda berniat menantangnya dalam masalah-masalah yang cukup kontroversial, bersiap-siaplah buat pedebatan yang lama dan sulit sebab Ayam memang punya stamina yang mengagumkan dan sanggup membuat Anda jemu.

Shio Anjing 2014
Kelahiran tahun 1910 | 1922 | 1934 | 1946 | 1958 | 1970 | 1982 | 1994 | 2006 | 2019.
Menurut leluhur Tionghoa, orang kelahiran tahun Anjing umumnya jujur, cerdas, dan terus-terang. Ia adalah manusia yang tidak sombong, yang memiliki naluri kemanusiaan yang amat mendalam. Rasa kesetiaannya dan kecenderungannya untuk memprioritaskan persamaan hak dan memperjuangkan keadilan membuatnya sangat populer, terutama di kalangan kaum lemah. Watak dasarnya ramah, rendah hati, dan tidak terlalu menuntut, dan semua ini membuat Anjing mudah bergaul dengan orang lain. Ia selalu bersedia kompromi dan dapat dipercaya untuk mengerjakan tugas-tugas yang telah menjadi tanggung jawabnya. Seperti juga kawannya yang manusiawi, Macan, maka Anjing juga jarang menunjukkan amarahnya secara pribadi kepada seseorang. Yang penting bagi Anjing adalah prinsip keadilan. Jika perbuatan Anda sampai melukai hatinya, perbuatan itulah yang akan ditunjukkan oleh dia, tanpa dembel-embeli maksud tidak baik, tanpa dendam atau iri hati. Kalau semuanya sudah selesai ditumpahkan dan perbaikan yang layak sudah dikerjakan, maka dia bisa saja berdamai lagi dengan Anda seolah tidak ada apa-apa.

                                                                                                        

Nawi Medan

Setiap manusia akan merasakan cinta,kita selaku manusia hendaklah menghargainya & menjaganya

Rindu itu hadir ketika jarak & waktu mengingatkan kita

Cinta itu seperti cinta kepada ibu,ibaratkan memberi tak harap kembali

Kehilangan pasti akan hadir untuk kita,namun jangan jadikan kehilangan itu sbg penghalang kita untuk move on

Smoga kata – kata diatas dapat menginspirasi kan hidup anda